Anak bahasa ? sudah kenal CEFR ?
Sudah tau atau pernah dengar CEFR ?
Common European Framework References
for Languages (CEFR) adalah salah satu pedoman yang digunakan untuk menggambarkan
kemampuan bahasa seseorang yang tinggal dinegara dimana bahasa sasaran tersebut
tidak digunakan dinegara yang dimaksud. Jadi misalnya nih antum, belajar bahasa
inggris nah untuk menggambarkan sebarapa luas pemahaman antum dalam bahasa
inggris maka CEFR disini akan berperan sebagai tolak ukur dan akan memberikan
kita gambaran yang lengkap tentang kemampuan kita dibahasa inggris ini.
CEFR ini disusun oleh Dewan Eropa pada
tahun 1990 sebagai bagian dari upaya yang lebih luas untuk mempromosikan kerja
sama antara guru bahasa disemua Negara di Eropa. CEFR menjadi cara standar
untuk menggambarkan tingkat kecakapan bahasa asing orang di Eropa sana dan
umumnya CEFR juga mereka gunakan apabila mereka menguasai dua bahasa atau lebih
untuk di cantumkan di CV mereka.
Selain untuk test CEFR ini juga
digunakan untuk menyusun silabus, kurikulum, buku pelajaran yang sesuai dengan level
yang berlaku secara internasional.
Jadi CEFR ini terdiri dari 3 tingkatan
penilaian secara umum yang kemudian disetiap tingkatan terdapat 2 kategori,
jadi 6 tingkatan secara keseluruhan.
Level A (Basic User)
Kategori dalam level ini
ialah tingaktan pemula atau dasar. Ada dua kategori dalam level ini yaitu:
1. Level A1 (Beginner) pada tingkat ini bahasa Inggris learner cukup
untuk interaksi yang sangat sederhana. Namun Level A1 tidak akan cukup untuk
tujuan akademis atau profesional lainnya.
Menurut pedoman resmi CEFR, seseorang di level
A1 dalam bahasa Inggris:
1.
Dapat memahami serta menggunakan ungkapan lazim
sehari-hari dan frasa sangat dasar yang ditujukan untuk pemenuhan kebutuhan
akan jenis-jenis yang konkret
2.
Dapat memperkenalkan diri dan orang lain dan
dapat bertanya serta menjawab pertanyaan tentang informasi pribadi, seperti
tempat tinggal, orang-orang yang dikenal, dan barang yang dia miliki.
3.
Dapat berinteraksi dengan orang lain dalam cara
yang sederhana asalkan lawan bicara berbicara dengan perlahan dan jelas serta
siap untuk membantu.
2.
Level A2
(Elementary)
Level A2 bahasa Inggris cukup untuk bidang
pariwisata di suatu negara berbahasa Inggris dan bersosialisasi dengan penutur
bahasa Inggris, namun level A2 belum memadai untuk mengembangkan perkenalan
yang mendalam, namun sudah mampu berinteraksi dengan rekan kerja berbahasa
Inggris yang terbatas pada topik-topik yang telah dikenal di level A2. Level A2
bahasa Inggris belum mencukupi untuk studi akademis atau untuk menyimak dan
membaca sebagian besar media berbahasa Inggris (televisi, film, radio, majalah,
dll.).
Menurut pedoman resmi CEFR, seseorang di level
A2 dalam bahasa Inggris:
1.
Dapat memahami kalimat dan ungkapan yang sering
digunakan terkait dengan bidang yang berhubungan langsung (misalnya, informasi
dasar pribadi dan keluarga, berbelanja, geografi lokal, pekerjaan).
2.
Dapat berkomunikasi dalam tugas-tugas rutin
yang membutuhkan pertukaran informasi sederhana dan langsung mengenai hal-hal
yang lazim.
3.
Dapat menjelaskan dalam istilah sederhana
mengenai aspek latar belakang, lingkungan sekitar, dan hal-hal di bidang
kebutuhan langsung.
Level B (Independent User)
Level ini adalah mereka dengan
kemampuan menggunakan bahasa Inggris dengan lebih mandiri. Level ini juga
dibagi menjadi 2 kategori,yaitu:
1.
Level B1 (Intermediate) Level B1
bahasa Inggris cukup untuk berinteraksi dengan penutur bahasa Inggris mengenai
topik yang lazim. Di tempat kerja, karyawan dengan level B1 bahasa Inggris
dapat membaca laporan sederhana tentang topik yang sudah dikenal serta menulis
email sederhana mengenai hal-hal di bidang mereka. Namun, level B1 belum cukup
untuk berfungsi sepenuhnya di tempat kerja menggunakan bahasa Inggris.
Menurut pedoman resmi CEFR, seseorang di level
B1 dalam bahasa Inggris:
1.
Dapat memahami poin utama dari input standar
yang jelas mengenai hal-hal yang lazim ditemui dalam pekerjaan, di sekolah,
saat rekreasi, dll.
2.
Dapat menangani sebagian besar situasi yang
paling mungkin terjadi saat bepergian di daerah tempat bahasa tersebut
digunakan.
3.
Dapat menghasilkan teks terhubung sederhana
mengenai topik yang lazim atau terkait minat pribadi.
4.
Dapat menggambarkan pengalaman dan peristiwa,
impian, harapan, dan ambisi, serta secara singkat memberikan alasan dan
penjelasan atas pendapat dan rencana.
2.
Level
B2 (Upper Intermediate) Level B2 bahasa Inggris akan memungkinkan
learner untuk berfungsi di tempat kerja dengan menggunakan bahasa Inggris, dan
sebenarnya, banyak penutur bahasa Inggris non-asli di dunia kerja internasional
memiliki tingkat kecakapan bahasa Inggris ini. Namun, seseorang yang bekerja
dengan menggunakan bahasa Inggris di level B2, belum menguasai nuansa terutama
mengenai hal di luar bidangnya sendiri. Dia juga mungkin tidak dapat menangkap
beberapa perbedaan halus dan makna tersirat dalam suatu percakapan.
Menurut pedoman resmi CEFR, seseorang di level
B2 dalam bahasa Inggris:
1.
Dapat memahami gagasan utama dari teks yang
rumit, baik dalam topik yang konkret maupun abstrak, termasuk diskusi teknis
dalam bidang keahliannya.
2.
Dapat berinteraksi dengan tingkat kefasihan dan
spontanitas yang membuat interaksi umum dengan penutur asli sangat mungkin
tanpa kendala bagi salah satu pihak.
3.
Dapat menghasilkan teks yang terperinci
mengenai berbagai subjek dan menjelaskan sudut pandang pada isu topikal,
menjelaskan keuntungan dan kerugian dari berbagai pilihan.
Level C (Proficient User)
Pada level ini, seseorang sudah
memiliki kemampuan yang sangat baik dalam menggunakan bahasa Inggris. Level ini
dibagi menjadi dua kategori, yakni:
1.
Level
C1 (Advanced) Level C1 bahasa
Inggris akan memungkinkan learner untuk berfungsi di berbagai bidang di tempat
kerja atau di lingkungan akademis. Level C1 memungkinkan kemandirian penuh di
negara berbahasa Inggris.
Menurut pedoman resmi CEFR, seseorang di level
C1 dalam bahasa Inggris:
1.
Dapat memahami beragam teks yang lebih sulit
dan lebih panjang, serta mengenali makna tersirat.
2.
Dapat mengekspresikan gagasan dengan fasih dan
spontan tanpa kesulitan menemukan ungkapan.
3.
Dapat menggunakan bahasa dengan fleksibel dan
efektif untuk tujuan sosial, akademik, dan profesional.
4.
Dapat menghasilkan teks yang jelas,
terstruktur, dan terperinci mengenai subjek yang kompleks, menunjukkan
penggunaan pola organisasi, konektor, dan perangkat kohesif dengan terkendali.
2.
Level C2 (Proficient) Level C2
bahasa Inggris pada dasarnya adalah tingkat penutur asli. Level ini
memungkinkan seseorang untuk membaca dan menulis apa pun mengenai segala
subjek, memahami ekspresi bernuansa emosi dan opini, serta berpartisipasi
secara aktif dalam lingkungan akademis atau profesional apa pun.
Menurut pedoman resmi CEFR, seseorang di level
C2 dalam bahasa Inggris:
1.
Dapat memahami dengan mudah hampir semua hal
yang didengar atau dibaca.
2.
Dapat merangkum informasi dari berbagai sumber
lisan dan tertulis, menceritakan kembali argumen dan cerita dalam presentasi
yang berhubungan.
3.
Dapat mengekspresikan dirinya secara spontan,
sangat fasih, dan akurat, mengerti perbedaan makna yang halus bahkan dalam
situasi yang paling kompleks.

Comments
Post a Comment