#JusticeForAudrey



#Justice for Audrey


Satu minggu terakhir, masyarakat dihebohkan dengan  kasus penganiayaan siswi SMP, asal Pontianak yang viral di medsos. Tagar #JusticeForAudrey yang menjadi trending topic #1 dunia pada tanggal 9 februari kemarin. Dan petisi dengan tagar yang sama telah diisi oleh lebih 3 juta orang. Pengeroyokan siswi SMP oleh 12 siswi SMA yang mana (3 diantaranya ditetapkan sebagai tersangka) .  Penganiayaan terhadap korban mulai dari menjambak,mendorong ke aspal, bagian perut yang ditendang, kepala yang dibenturkan kebebatuan, bahkan melukai daerah sensitive korban yang menyebabkan korban tak lagi perawan, itu.. yang beredar di media sosial, namun 2 hari yang lalu polisi membacakan hasil visum korban yang mengatakan bahwa dada,jantung dalam keadaan baik, Alat kelamin, selaput dara atau hymenintact Tidak tampak luka robek atau memar. Di lain sisi ada beberapa netizen yang beranggapan hasil visum tersebut di palsukan. Keluar korban bahkan meminta visum ulang. Keluarga Aundrey Minta Visum ulang ?  


Kemarin salah satu perwakilan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengunjungi Audrey  di Rumah Sakit Promedika. Korban masih diinfus dan ditemani orangtuanya, namun beliau tidak sempat berbicara intensif dengan korban.

Kasus ini menarik perhatian semua kalangan masyarakat. Artis,youtuber,sampai pengacara kondang Hotman Paris. Audrey didatangi oleh beberapa artis yang datang untuk melihat langsung kondisi anak malang tersebut. Bullying menjadi salah satu masalah dalam negri kita, bukan hanya Audrey, banyak kasus-kasus sebelum nya yang hamper serupa dan bahkan lebih parah dari ini. “Tidak ada kata maaf buat orang seperti kalian nak!”, “Jangan ada toleransi karna pelaku di bawah umur,krna sudah fatal kesalahan nya, hukum harus tegar!” , “Semoga diantara kalian bukan jodoh anaku.. “ merupakan beberapa  komentar netizen terhadap para pelaku. KPAI RI dan KPAID Pontianak akan menjadi salah satu  spot utama masyarakat dalam kasus ini.
Dinegara kita bahkan Negara lain kasus seperti ini seharusnya menajdi salah satu hal yang harus kita fokus kan juga. Orangtua dan lingkungan juga berperang penting. Seorang anak yang pernah melakukan pembulian seperti ini bisa saja menganggap apa yang dia lakukan merupakan hal yang wajah. Pembulian disekolah misalnya, menyuruh teman mengerjakan tugasnya,membeli sesuatu, atau melakukan sesuatu yang tentu nya tidak disepakati kedua pihak. Yup, pembulian bukan saja dalam bentuk fisik, tapi ada juga pembulian verbal seperti seorang anak harus melakukan sesuatu yang mungkin dia merasa dirugikan sebenarnya, namun dia tidak mampu against, that’s also bullying! Baru-baru ini salah satu Influencer Indonesia Gita Savitri Devi  dalam video terbaru nya, dia dan suami nya sempat membicarakan hal ini, dimana ternyata paul pernah mengalami bullying sejenis ini. Silahkan tonton video nya disini


Balik lagi dengan apa yang saya katakana sebelumnya, seorang anak yang melakukan aksi bullying ini, beberapa diantara nya mungkin tidak sadar bahwa apa yang dia lakukan itu sebenarnya bukan hal yang wajar, terlebih apabila tidak ada orang disekeliling nya yang memperhatikan ataupun mengontrol yang mereka lakukan. Atau mungkin lebih parahnya orang yang ada disekelilingnya lah yang menjadi contoh bagi mereka, yang mereka jadikan acuan bahwa it’s to do this, sehingga membenarkan yang mereka lakukan.
In this case, sebenarnya sangat banyak hal yang bisa kita pelajari, especially in our country , society kita yang sangat-sangat mudah dibakar sama hoax, pelajaran untuk semua orangtua, our governments, dan teneegers itu sendiri.
Pembulian verbal maupun fisik sama-sama mendatangkan trauma bagi orang yang menjadi korban, tingkatan cara healing nya juga berbeda, Audrey yang masih menginjak awal remaja selain mendapat trauma dari kekerasan yang dia dapatkan, keluarga nya pun mengaku sedikit tertekan dengan pemberitaan anaknya yang viral di media sosial. Karena memang diluar sana tidak menutup kemungkinan ada beberapa sekte-sekte(?) yang still blame Audrey.
So just pray for her and our country. ^^


Jangan lupa nyoblos 17 April nanti yak :p .. Jangan Golput (;


#  SIAPAPUN PRESIDEN NYA DOA KAN BELIAU BISA BAWA INDONESIA BE A BETTER COUNTRY  #


Comments

Popular posts from this blog

Review Wirda Mansur's 4th book "Remember me & I will Remember you"

MODERASI BERAGAMA DI ERA 4.0

Lirik lagu dan arti Gravity oleh Sara Bareilles