SURGA LAIN DI DUNIA



Surga lain di Dunia
(Beyond expectation of Library )
Perpustakaan, berbicara tentang perpustakaan hal pertama yang terlintas disebagian benak seseorang ialah buku,membosankan,hening,dan mungkin beberapa hal kurang asyik lain nya. Tentu itu bagi sebagian besar orang yang memang asing dengan lingkup perpustakaan. Saya sendiri selama kurang lebih 14 tahun mengenyam pendidikan, belum menemukan perpustakaan yang benar-benar membuat saya mampu tinggal berlama-lama ditempat itu dengan suka rela, tanpa adanya paksaan atau hanya karena ingin mengerjakan tugas yang diberikan.

Satu tahun yang lalu Alhamdulillah dikampus tempat saya belajar membangun perpustakaan lima lantai yang menurut saya cukup besar bagi daerah kami, dan saat itu dibangun tentu kami mahasiswa sangat senang, bagaimana tidak, kami akan segera memiliki fasilitas tambahan yang akan mengatasi salah satu problem kami selama ini, kurang nya referensi. Setidaknya itu yang ada dibenak kami saat itu.

Di tahun berikutnya perpustakaan yang kami tunggu akhirnya jadi, benar-benar megah pikirku. Dan dengan excited saya memasuki area perpustakaan, dan seperti halnya perpustakaan lama kami, menitipkan barang bawaan adalah hal yang wajib dan menjadi hal sensitive bagi para staf, mesin presensi yang menjadi saksi salah satu kehadiran para pengunjung. Naik ke lantai dua hal pertama yang menarik perhatian saya adalah tempat membaca yang cukup menarik, better than before lah, kursi dan meja tertata rapi dan cantik, perpaduan warna kursi dan interior ruangan sangat cocok, tidak monoton. Saya tersenyum puas sejauh ini. Setelah itu saya melanjutkan perjalanan menuju kumpulan rak-rak buku yang cukup membuat saya sangat penasaran tentang isi nya. Sesampai nya disana, satu hal yang membuat saya sedikit kecewa dibagian perpustakaan ini, sama halnya perpustkaan lain yang pernah saya kunjungi, buku yang kurang banyak dan update menurutku. Kecewa memang, tapi mungkin nanti akan diperbaiki fikirku.

Kurang lebih satu semester saya mencari tambahan refenrensi tugas diperpustakaan baru kami, tapi yah selama itu pula saya mengalami kesulitan menemukan referensi yang cukup. Dan pada akhirnya saya fikir perpustakaan kami masih belum cukup baik dalam menyediakan bacaan atau buku terbaru untuk memenuhi kebutuhan kami.

Awal tahun ini saya tidak sengaja menemukan lomba yang diselenggarakan oleh UPT Perpustakaan Unsyiah. Sangat menarik fikirku, sebuah perpustakaan menyelenggarkan hal semacam ini, tapi tetap saja saya masih kurang paham, dan lagi ini kali pertama saya mendengar lembaga ini, tidak tau apa itu Unsyiah dan bagaimana wujud dari perpustakaan itu. Saya mencoba mananyakan kepada si mesin pencari. Hal pertama yang saya dapatkan, ternyata perpustakaan ini merupakan salah satu perpustkaan perguruan tinggi di pulau Sumatra. Syiah Kuala University
Setelah berselancar di dunia maya. “Unsyiah Libarary Fiesta 2019” ini memang merupakan hal juga telah dilakukan sebelumnya oleh lembaga ini. Tapi hal yang lebih mengesankan lagi menurut saya perpustakaan ini memiliki segala kriteria perpustakaan idaman versi saya. 
Ya Allah ada juga ya tempat seperti ini. Hanya dengan membaca review pengunjung dan beberapa artikel tentang peprustakaan ini saja cukup membuat saya terkagum-kagum dan sangat ingin berkunjng. Kalau tempatnya seperti ini, saya juga bisa seharian diperpus seperti siswa-siswa yang sering saya tonton di drama korea, begitu fikirku, ^’^  selain tempat membaca yang nyaman, buku yang disediakan juga sangat lengkap, dan bahkan kerap kali ada kelas literasi untuk memberi pemahaman lebih tentang Perpustakaan Unsyiah dan bahkan pertunjukan,cafe, dan kegiatan santai yang disuguhkan untuk pengunjung.Perpustakaan Unsyiah
Perpustakaan Unsyiah bahkan sudah memiliki setifikat Internasional sebagai tanda bahwa perpustkaan ini memang telah memenuhi standar internasional.

 Masih sangat banyak hal luar biasa yang saya dapatkan dari perpustkaan ini, dan saya fikir seandainya banyak perpustakaan di tanah air yang seperti ini, tidak menutup kemungkinan akan sangat membantu mahasiswa maupun pengunjung dalam berbagai hal dan tidak akan menjadi manusia buta buku.
Perpustakaan Unsyiah akan saya masuk kan ke list tempat yang wajib dikunjungi di Indonesia, ^^ yah.. suatu hari semoga saya bisa berkunjung. Allahummah Shollu ala Sayyidina Muhammad.


Referensi:





Comments

Popular posts from this blog

Review Wirda Mansur's 4th book "Remember me & I will Remember you"

MODERASI BERAGAMA DI ERA 4.0

Lirik lagu dan arti Gravity oleh Sara Bareilles