Sedih....


Sedih …
          Mungkin semua orang pernah merasakan yang namanya sedih, termasuk saya. Ini merupakan salah satu adjective yang mungkin orang-orang coba untuk tidak rasakan atau bahkan kenal. Setiap orang punya cara berbeda-beda untuk menghilangkan atau paling tidak mengurasi rasa sedih yang dia alami. Saya nggak tau sih kenapa nulis ini , Cuma pengen aja gitu, pas buka laptop ehh yang ketulis langsung kata ini. Sebenarnya pas buka laptop niatnya saya mau kerja tugas makalah mingguan morphology , tapi ditengah-tengah nggak tau nape nih jari gerakin kursus untuk buka dan create new document. Back lagi, seperti yang saya bilang sebelumnya, setiap orang punya different ways untuk menghilangkan rasa sedihnya dia. Mungkin cara yang paling bener dan seharusnya ampuh dengan ambil wudu’ , sholat .. curhat ke Allah , nangis sejadi-jadi nya. Mungkin setelah mengeluarkan air mati kesedihan itu kita akan merasa lega ya. Tapi in fact, sometimes nih air mata akan sangat susah keluar dan bahkan tidak keluar setetes pun disaat-saat kek gitu. Entah apa penyebabnya, hal ini yang akan membuat kita still feel sad, eventhough kita udah doa , yahh…mungkin kita doa nya ada yang salah atau apa, yang menyebabkan kita hati nya masih belum merasakan kesedihan yang tadinya mau dihilangkan, bahkan tidak berkurang. Malah semakin kepikiran. Saya ini normal dan manusiawi ya khususnya buat cewek, cewek itu kadang dia bener-bener baru bisa lega dan merasa plong kalau semua masalah atau apa yang dia pikirkan benar-benar terselasaikan atau setidaknya setelah nangis kenceng sampai kebawa tidur dan pas bangun tidur merasa baikan, yah.. kek gitu sih cewek biasanya, walau tidak semua.
          Saya pribadi kalau ada sesuatu yang tiba-tiba bikin sedih biasanya dengar lagu korea yang balled gitu bisa minimalisir sih, walau kadang juga nggak work. J sebagai manusia dan hamba  Allah menurut saya, mustahil buat kita nolak yang namanya rasa sedih, galau atau rasa yang ngeganjel di hati gitu. #PahamGa? Yah.. Cuma tergantung kita aja , gimana kita ngadepin nya. Jangan terlalu larut dalam kesedihan, apalagi sampai mengabaikan keadaan sekitar kita yang mungkin lebih penting dari sih suspect rasa sedih kita. Allah pan udah janji setelah kesusahan pasti ada kesenangan.

Comments

Popular posts from this blog

Review Wirda Mansur's 4th book "Remember me & I will Remember you"

MODERASI BERAGAMA DI ERA 4.0

Lirik lagu dan arti Gravity oleh Sara Bareilles